Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Berapa Modal Usaha Fotocopy dan ATK untuk Pemula ?

berapa modal usaha fotocopy dan atk

Nyamping.com - Usaha Fotocopy dan ATK biasa ditemui di pinggir jalan raya atau lingkungan sekolahan. Usaha Fotocopy dan ATK memiliki prospek yang bagus dan termasuk usaha yang bisa bertahan lama dengan sedikit resiko. 

Usaha Fotocopy dan ATK biasanya akan selalu ramai oleh permintaan pembeli, karena usaha ini menjual barang-barang peralatan sekolah dan perkantoran. Barang ini selalu dibutuhkan oleh semua kalangan baik itu pelajar, karyawan, Ibu rumah tangga dan yang lainnya.  

Di beberapa Toko Fotocopy dan ATK, selain menjual peralatan sekolahan biasanya juga menyediakan fotocopy, karena permintaan fotocopy secara umum masih banyak diminati baik untuk keperluan administrasi maupun keperluan tugas sekolah. hal ini juga peluang yang bagus untuk menambah omset pemasukan selain menjual barang ATK.

Usaha Fotocopy dan ATK memiliki sedikit resiko jika dibandingkan dengan usaha sejenis kuliner, karena usaha ATK menjual barang yang bisa bertahan lama dan tidak bisa basi. Sehingga, meskipun nanti ada beberapa barang yang dijual kurang menarik minat pembeli. Maka, barang tersebut masih bisa bertahan sampai bertahun-tahun. 

Adapun bisnis perlengkapan sekolah ini akan dibahas secara detail apa saja daftar barang toko ATK yang harus ada dan rincian modal usaha Fotocopy dan ATK. Bagi pemula bisnis ini perlu untuk di coba, karena bisnis ini bisa dijalankan secara pelan-pelan. 


Berapa Modal Usaha Fotocopy dan ATK ?

Sebelum membahas tentang berapa modal membuka Usaha Fotocopy dan ATK, sebaiknya mengetahui dahulu keuntungan membuka usaha ATK dan Fotocopy serta prospeknya dalam dunia bisnis. 


Keuntungan Usaha Fotocopy dan ATK

Usaha ATK dan Fotokocy termasuk usaha yang bisa dijalankan oleh siapa saja, bahkan bagi pemula yang baru terjun dalam dunia usaha. Usaha ATK dan fotocopy tidak diperlukan keahlian khusus, namun agar usaha ATK dan Fotocopy lancar dan meraup keuntungan yang besar, jenis usaha ATK ini anda harus belajar secara pelan-pelan tentang cara mengelola keuangan mulai dari pengeluaran dan  pendapatan dan teliti dalam melihat stok barang yang tersedia dan barang yang sudah habis terjual. Selain itu, cara mengoperasikan mesin fotocopy yang bisa anda pelajari secara pelan-pelan. 

Usaha Fotocopy dan ATK memiliki sedikit resiko karena barang yang dijual bisa bertahan lama dan tidak basi. Sehingga meskipun barang ATK ada yang masih belum terjual, maka barang tersebut masih aman dan tidak basi kecuali barang tersebut rusak. Tingkat permintaan barang perlengkapan sekolah atau ATK tergolong tinggi, peminatnya bisa mulai dari anak sekolah, mahasiswa, perkantoran, dan masyarakat umum. 

Usaha ATK juga akan mendapatkan permintaan yang tinggi ketika musim ajaran baru sekolah. Beberapa anak sekolah memerlukan perlengkapan sekolah yang baru. Usaha ATK yang dilengkapi dengan Fotocopy juga akan banyak diminati karena sekarang kebanyakan untuk keperluan pemberkasan mulai menggunakan salinan fotocopy seperti fotokopy Ijazah, SIM, Akta nikah, dan lain sebagainya. 

Usaha Fotocopy dan ATK meski sebenarnya jika kita melihat dibeberapa tempat, usaha jenis ini bisa Anda temui dipinggir jalan dengan bentuk ruko, kios dan sebagainya. Namun usaha ATK dan Fotocopy bisa Anda jalankan dari rumah dengan memanfaatkan lahan  yang ada kira-kira cukup dengan ruangan 3×3 meter dengan begitu bisa menghemat biaya pengeluaran untuk biaya menyewa ruko, kios atau biaya dekorasi. 


Berapa Modal Usaha Fotocopy dan ATK ?

Setelah mengetahui keuntungan membuka usaha ATK dan fotocopy, langkah selanjutnya adalah berapa perkiraan  modal biaya yang diperlukan untuk membuka usaha Fotocopy dan ATK. 


Modal Biaya Investasi

Modal investasi ini merupakan modal awal yang dikeluarkan untuk keperluan memulai usaha. Adapun biaya investasi untuk Usaha Fotocopy dan ATK adalah sebagai berikut:


Modal Usaha Fotocopy dan ATK


  • 1 Komputer = Rp. 4.000.000
  • 1 Mesin Fotokopy = Rp 15.000.000
  • 1 Printer = Rp. 250.000
  • 1 Pemotong Kertas = Rp. 200.000
  • 1 Perlengkapan Jilid = Rp. 200.000
  • Etalase = Rp. 1.000.000
  • Meja dan Kursi = Rp. 500.000
  • Total = Rp 21. 150.000



Modal Usaha ATK (tanpa fotocopy)


  • Etalase = Rp1.000.000
  • Rak display = Rp1.500.000
  • Meja Kursi Kasir = Rp300.000
  • Signage = Rp200.000
  • Total : Rp 3.000.000


Peralatan tersebut merupakan peralatan dasar untuk sebuah usaha Fotocopy dan ATK. Sebagai tambahan jika ingin membuka usaha Fotocopy dan ATK dengan menyewa Ruko/Kios maka perlu ditambahkan biaya modal untuk menyewa kios/ruko Rp. 10.000.000 pertahun. Perkiraan biaya tersebut juga bisa Anda minimalisir seperti memilih berjualan dari rumah. Sementara untuk mesin fotocopy anda bisa mencari harga yang lebih murah di bawah Rp. 10.000.000, dengan begitu Modal usaha fotocopy dan ATK akan jauh meminimalisir budget pengeluaran Anda. 


Modal Biaya Operasional

Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk keperluan sehari-sehari, seperti yang tercantum berikut ini 


  • Belanja ATK = Rp 4.000.000
  • Listrik = Rp. 100.000
  • Kantong plastik = Rp50.000
  • Lain-Lain = Rp100.000
  • Total = Rp. 4.250.000



Asumsi Pendapatan

Berapa omset pendapatan Usaha Fotocopy dan ATK. Bika diasumsikan dalam sehari mendapatkan omset 250.000 maka pendapatan dan keuntungan yang didapat dalam sebulan bisa dihitung sebagai berikut ini: 

  • Pendapatan = Omset perhari Rp. 250.000× 30 = Rp. 7.500.000 
  • Keuntungan = Pendapatan - Biaya Operasional : Rp. 7.500.000 - Rp. 4.250.000 = Rp. 3.250.000


Keuntungan yang didapatkan dalam sebulan tersebut cukup besar bagi pemula yang baru terjun dalam bisnis usaha Fotocopy dan ATK. Bahkan dalam usaha Fotocopy dan ATK ada yang bisa meraih omset puluhan juta dalam sebulan. Sekian informasi ini semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Berapa Modal Usaha Fotocopy dan ATK untuk Pemula ? "